...

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

by user

on
Category: Documents
3

views

Report

Comments

Transcript

BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka
dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Sistem informasi akuntansi penjualan sudah diterapkan oleh PT. X. Sistem
informasi akuntansi penjualan dapat dilihat dari banyaknya respon positif (lebih
besar dari 50%) atas pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kepada para
karyawan berhubungan dengan sistem informasi akuntansi penjualan. Sumber
daya manusia PT. X sudah memiliki pengetahuan tentang penjualan, karyawan
yang melakukan aktivitas penjualan telah mengetahui prosedur penjualannya, dan
karyawan diberi training agar lebih terlatih. Formulir yang digunakan oleh PT. X
adalah nota penjualan, surat penyerahan barang, surat pengiriman barang, serta
bukti penerimaan kas. Catatan yang diterapkan yaitu setiap transaksi penjualan
sudah dibuat jurnal dan buku besar dengan benar. PT. X sudah memiliki fungsifungsi terkait yang diterapkan. Fungsi yang sebagian besar diterapkan adalah
fungsi penjualan, fungsi gudang, fungsi penagihan, fungsi pengiriman, dan fungsi
administrasi. PT. X memiliki prosedur dalam aktivitas penjualannya. Prosedur
tersebut yaitu, pertama pembeli mengajukan pesanan kredit, bagian penjualan
melakukan pemeriksaan terhadap semua persyaratan kredit, untuk menentukan
apakah permohonan pembelian secara kredit yang dipesan oleh pelanggan dapat
disetujui atau ditolak. Apabila permohonan pembelian secara kredit dari
69
Universitas Kristen Maranatha
Bab V Simpulan dan Saran
70
pelanggan diterima, maka bagian penjualan akan membuat surat order penjualan,
yang akan menjadi arsip pada bagian penjualan. Bagian penjualan juga akan
membuat nota penjualan kredit rangkap tiga, lembar asli diberikan kepada
pelanggan, lembar tembusan pertama untuk bagian gudang, lembar tembusan
kedua untuk bagian penagihan. Berdasarkan nota penjualan secara kredit, bagian
gudang mempersiapkan barang serta membuat surat penyerahan barang dan surat
pengiriman barang rangkap tiga, lembar asli diberikan kepada bagian pengiriman
beserta barang yang sudah ada disiapkan untuk diserahkan kepada pelanggan
beserta barangnya, lembar tembusan pertama dikirim ke bagian penagihan,
lembar tembusan kedua disimpan sebagai arsip bagian gudang. Berdasarkan nota
penjualan kredit, surat penyerahan barang, dan surat pengiriman barang, bagian
penagihan mencatat besarnya piutang kemudian membuat daftar piutang dan
kuitansi penagihan rangkap dua, yang akan digunakan dalam proses penagihan
piutang. Berdasarkan surat penyerahan barang, surat pengiriman barang, dan
barang yang diterima dari bagian gudang, maka bagian pengiriman akan
menyerahkan barang ke pelanggan atau melakukan pengiriman barang ke
pelanggan. Setelah barang diterima oleh pelanggan, maka pelanggan tersebut
menandatangani surat penyerahan barang dan surat pengiriman barang sebagai
bukti bahwa barang sudah diserahkan dan diterima oleh pelanggan. Didalam PT.
X masih terdapat pemisahan fungsi dan tugas yang tidak jelas. Masih ada
karyawan yang mempunyai fungsi dan tugas rangkap dalam perusahaan. Seperti
fungsi penjualan merangkap sebagai fungsi kredit.
2. Peranan sistem informasi akuntansi penjualan terhadap upaya menekan tingkat
piutang tak tertagih, dapat dilihat dari persamaan regresi yang diperoleh adalah Y
Universitas Kristen Maranatha
Bab V Simpulan dan Saran
71
= 1,604 + 0,601X menjelaskan bahwa peranan sistem informasi akuntansi
penjualan berpengaruh dalam upaya menekan tingkat piutang tak tertagih.
Konstansta sebesar 1,604 mempunyai arti jika tidak ada Sistem Informasi
Akuntansi Penjualan, maka dapat Menekan Tingkat Piutang Tak Tertagih sebesar
1,604. Koefisien regresi sebesar 0,601 mempunyai arti bahwa setiap penambahan
1 kali untuk sistem informasi akuntansi penjualan, maka dapat menekan tingkat
piutang tak tertagih sebesar 0,601.
5.2. Saran
Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang telah dilakukan
sebelumnya, maka penulis mencoba untuk mengemukakan saran yang dapat
dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak-pihak yang terkait, yaitu :
1. Sistem Informasi Akuntansi Penjualan yang dijalankan oleh PT. X masih
mempunyai kelemahan, seperti tidak adanya fungsi khusus yang menangani
fungsi akuntansi dan fungsi kredit sehingga, terdapat perangkapan fungsi yaitu
fungsi penjualan merangkap sebagai fungsi kredit. Sebaiknya dihindari terjadinya
perangkapan fungsi.
2. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik dengan topik ini disarankan dalam
penelitian selanjutnya dapat menggunakan sampel yang lebih banyak yang
mungkin memberikan hasil yang lebih baik.
Universitas Kristen Maranatha
Fly UP